Ini komentar BI soal munculnya octoin

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menanggapi mulai munculnya Octoin sebuah mata uang digital baru. Tercatat sudah puluhan ribu orang sudah berinvestasi di Octoin Coin atau OCC.
Agusman, Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI bilang Octoin sama halnya dengan Bitcoin bukan merupakan alat pembayaran yang sah.
"Dari sisi Bl sama halnya dengan bitcoin maka octoin juga bukan alat pembayaran yang sah," kata Agusman kepada kontan.co.id, Rabu (2/1).
Menurut pengamatan BI, Octoin lebih digunakan untuk alat investasi. Jika mata uang digital digunakan untuk investasi, Agusman bilang sebenarnya masuknya bukan wewenang BI namun OJK.
Sebelumnya diberitakan China, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, India, Afrika, Turki, Eropa, Amerika Serikat merupakan negara yang sudah lebih dulu mentransaksikan Octoin secara internal sejak diluncurkan sejak 2017 lalu. Peminat Octoin di Indonesia juga mulai bermunculan.
Saat ini Octoin sedang menyelesaikan tahap pengujian OCC dan bersiap untuk melepaskan OCC ke situs pertukatan global. OCC akan memiliki algoritma penambangan Proof of Stake (PoS). PoS adalah algoritma yang digunakan oleh sebagian besar generasi baru cryptocurrencies.

No comments:

Post a Comment